Restu Kyai Untuk Para Ashabul Kahfi, Grup Hadrah Al Banjari Darussalam
Jelang subuh berkumandang
azan tanpa letihnya sang kyai membangunkan para pejuang-pejuang penuntut ilmu untuk bangun membentuk shof-shof
memunajat do’a dalam ibadah sholat. Sang kyai yang tak bosannya memberi
wejangan ilmu agama, berjuang dalam membentuk spritual, intektual, dan
emosional para pejuang penuntut ilmu
dalam mencari ilmu yang mulia dan
bermanfaat untuk sejuta umat.
Bersungguh-sungguh dan tawaddu dalam
kewajiban menuntut ilmu adalah salah satu pembuka jalan ruang pikiran untuk
dapat memahami ilmu yang telah di ajarkan, demikian pula sang kyai dengan
lapang dada menda’wakan ilmu agama kepada pejuang-pejuang penuntut ilmu agar
dunia ini lebih banyak di naungi generasi-generasi yang faham ilmu agama untuk
menetralisasikan umur dunia yang hampir rentah karna penyakit insan-insan yang
kurang pengetahuan agama dan lebih banyak terkendalikan hawa nafsu, dan
menggorogoti akhlak-akhlak mereka.
Ketika dunia terisikan sebagian
seni-seni yang beragam genre, para insan-insan berkhlak membangkitkan kembali
da’wah islam dalam seni irama dengan lantunan-lantunan kalimahtullah dan
sholawat. Dunia yang terus menampung insan-insan sedikit terobati penyakitnya
dengan lahirnya para generasi-generasi yang cinta akan lantunan irama-irama
yang berkemaskan syar’i islami.
Zaman inilah terbangun sekian banyak
wadah menuntut ilmu agama yang tidak luput merealisasikan da’wah islami melalui
lantunan kalimahtullah serta sholawat, dan dari daerah yang jauh akan riuh pikuk suasana bebas, lahirlah
kumpulan pejuang penuntut ilmu yang mengumandangkan lantunan irama
kalimahtullah dan sholawatan demi syi’ar islam.
Ashabul Kahfi adalah kumpulan santri yang tergabung group hadrah al banjari Pondok Pesantren Modern Darussalam yang telah di beri restu sang kyai untuk tetap
melangkah di jalan Allah, melantunkan gema sholawat, ekpresi rasa cinta kepada Rasulullah Muhammad SAW dan beharap menjadi teladan
bagi insan-insan yang telah lupa maupun lemah ke imanannya kepada Allah.
Restu sang kyai adalah do’a bagi para Ashabul Kahfi, di Kampung Damai
inilah para Ashabul Kahfi akan terus abadi dan berusaha menjadi salah satu
tonggak sudut pandang bagi insan yang lemah dan yang berkurang ke imanannya
kepada sang maha pencipta. terima kasih kyai, engkau memunajatkan do’a untuk Ashabul
Kahfi agar terus berkiprah dalam syi’ar agama. Restu Kyai-Kyai pengasuh pondok
akan kami jaga kesuciannya dalam amanah yang telah di berikan kepada para Ashabul
Kahfi. Darussalam inilah melahirkan kami, semoga Ashabul kahfi terus
mengharumkan Darussalam “kampung damai” tempat kami semua menuntut ilmu, terima
kasih untuk kyai-kyai pengasuh pondok Darussalam sembah sujud kami atas
perjuang dan do’a kayai-kyai merestui kami demi mensyi’arkan agama islam yang
mulia di dunia dan akhirat.


