26 July 2013

Restu Kyai Untuk Para Ashabul Kahfi, Grup Hadrah Al Banjari Darussalam

Jelang subuh berkumandang azan tanpa letihnya sang kyai membangunkan para pejuang-pejuang penuntut  ilmu untuk bangun membentuk shof-shof memunajat do’a dalam ibadah sholat. Sang kyai yang tak bosannya memberi wejangan ilmu agama, berjuang dalam membentuk spritual, intektual, dan emosional para pejuang penuntut  ilmu dalam mencari  ilmu yang mulia dan bermanfaat untuk sejuta umat.
            Bersungguh-sungguh dan tawaddu dalam kewajiban menuntut ilmu adalah salah satu pembuka jalan ruang pikiran untuk dapat memahami ilmu yang telah di ajarkan, demikian pula sang kyai dengan lapang dada menda’wakan ilmu agama kepada pejuang-pejuang penuntut ilmu agar dunia ini lebih banyak di naungi generasi-generasi yang faham ilmu agama untuk menetralisasikan umur dunia yang hampir rentah karna penyakit insan-insan yang kurang pengetahuan agama dan lebih banyak terkendalikan hawa nafsu, dan menggorogoti akhlak-akhlak mereka.
            Ketika dunia terisikan sebagian seni-seni yang beragam genre, para insan-insan berkhlak membangkitkan kembali da’wah islam dalam seni irama dengan lantunan-lantunan kalimahtullah dan sholawat. Dunia yang terus menampung insan-insan sedikit terobati penyakitnya dengan lahirnya para generasi-generasi yang cinta akan lantunan irama-irama yang berkemaskan syar’i islami.
            Zaman inilah terbangun sekian banyak wadah menuntut ilmu agama yang tidak luput merealisasikan da’wah islami melalui lantunan kalimahtullah serta sholawat, dan dari daerah yang  jauh akan riuh pikuk suasana bebas, lahirlah kumpulan pejuang penuntut ilmu yang mengumandangkan lantunan irama kalimahtullah dan sholawatan demi syi’ar islam.


Ashabul Kahfi adalah kumpulan santri yang tergabung group hadrah al banjari Pondok Pesantren Modern Darussalam yang telah di beri restu sang kyai untuk tetap melangkah di jalan Allah, melantunkan gema sholawat, ekpresi rasa cinta kepada Rasulullah Muhammad SAW dan beharap menjadi teladan bagi insan-insan yang telah lupa maupun lemah ke imanannya kepada Allah.
Restu sang kyai adalah do’a bagi para Ashabul Kahfi, di Kampung Damai inilah para Ashabul Kahfi akan terus abadi dan berusaha menjadi salah satu tonggak sudut pandang bagi insan yang lemah dan yang berkurang ke imanannya kepada sang maha pencipta. terima kasih kyai, engkau memunajatkan do’a untuk Ashabul Kahfi agar terus berkiprah dalam syi’ar agama. Restu Kyai-Kyai pengasuh pondok akan kami jaga kesuciannya dalam amanah yang telah di berikan kepada para Ashabul Kahfi. Darussalam inilah melahirkan kami, semoga Ashabul kahfi terus mengharumkan Darussalam “kampung damai” tempat kami semua menuntut ilmu, terima kasih untuk kyai-kyai pengasuh pondok Darussalam sembah sujud kami atas perjuang dan do’a kayai-kyai merestui kami demi mensyi’arkan agama islam yang mulia di dunia dan akhirat.  





25 July 2013

Bola Api di Kampung Damai

       Rasa syukur kepada Allah, hanya semalam lahir sebuah suasana tanpa suara katak bertasbih, semuanya kita yang menyelimuti dengan persatuan, kekuatan jiwa-jiwa generasi islam. malam itu pula kita harukan bumi dengan bola api secara filosofi melukiskan jika semangat kita berkobar di bumi ini. kita menyatukan demi satu tujuan dan harapan.
       semalam itu kita mencatatkan sejarah diantara sejarah kehidupan di pondok pernah terjadi, kita menjadi sama dalam golongan yg berbeda-beda, namun kita mengulurkan tangan bersama di kampung damai ini, kampungnya para santri-santri darussalam, bagi mereka yang menilai juika kita lemah adalah salah, mereka lengah dari sudut pandang kekuatan kita yang ada pada persatuan dan kesatuan islami.
       malam itu pula kampung damai telah di hangatkan semangat santri-santri yang baru saja selesai mengaji ba'da tarawih. 
......BOLAAAAAA Api berkobar, selayaknya kobaran semangat santri-santri menuntut ilmu dan amal untuk dunia dan akhirat.
    Doc. 24 Juli 2013: Pertandingan pertama antar kamar Al-Kahfi VS Al-Ghozali.

tak ada yang dapat di katakan untuk setiap tim, kecuali menang dan menang. dan malam ini akan menjadi milik tim yang menang, dan membanggakan kamar mereka, karena malam ini malam di bulan suci.




    Doc. pertandingan kamar Ibnu Rusdi VS Ibnu Sina
            
           semua saudara seiman yang kurang tahu makan kehidupan pondok, jangan muda menanggapi perkataan yang mengurangi nilai keagamaan maupun ke ilmuan yag terdapat di pondok manapun, karna pondok salah satu rumah Allah yang di muliakan setelah masjid, sebab pondok adalah naungan menimba ilmu agama.
     ..............Atraksi Panji-Panji Darussalam..............

                [ dilarang keras sirik ]

    Doc. sebelum menjelang lomba, sedikit atraksi dari santri ponpes modern Darussalam

    
   Subahanallah, inilah salah satu kekuasaan dan kekuatan Allah. bukanlah kekuatan individu 

Jalani Aktivitas Menuju Kepribadian yang berakhlak, beriman dan bertaqwa

    

    Doc. 19/07/2013: Aktivitas cukuran masal di bulan ramadhan, setelah sholat Jum'at

PONDOK PESANTREN.....semua orang yang belum mengenal lingkungan PonPes pasti akan banyak bertanya, aktivitas apa saja yang berjalan di pondok pesantren. aktivitas ataupun kegiatan yang ada di pondok pesantren akan sangat berbeda, salah satu aktivitas pondok pesantren modern Darussalam lawang seperti pada foto di atas memberikan wacana suatu ketaatan yang di jalani dengan ke ikhlasan, karena telah menjadi rutinitas PPM Darussalam setiap bulan untuk santri-santri mencukur rambut dengan cukuran yang sama, ini semua di artikan bahwa kesamaan menguatkan ukhuwah kita, serta di siplin dalam menjalani tata tertib agar setiap individu dapat memenej diri sendiri, memimpin diri sendiri sejak dini hingga akhir hidup, di mana segala nilai kepribadian tersebut di inplementasikan dengan keimanan, ilmu dan amal.

 

    Doc. 19/07/2013: Antri cukuran masal di bulan ramadhan   

           semuanya jangan pernah di anggap sebuah ke tidak baikkan terhadap pribadi masing-masing, namun apa yang telah menjadi aturan-aturan di pondok, baik itu di ponpes darussalam , hingga ponpes lainnya ter aplikasikan semata-mata mendidik santri untuk mandiri, memiliki jiwa sosialisasi yang tinggi, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang bijaksana, ataupun element-element yang ada di lingkungan pondok untuk hidup Qona'ah.
            wahai santri-santri, kita tidak akan pernah tahu kehidupan yang bagaimana kita akan hadapi esok ataupun kelak nanti, tapi seyogyanya kita mempersiapkan diri dengan ilmu dan amal, juga mempersiapkan kepribadian diri untuk terjun di dunia  yang bebas dengan hak asasi masing orang. sejak dini dan masih menuntut ilmu di pondok pesantren maka timbahlah ilmu sebanyak-banyaknya, namun jadilah manusia yang tetap merendah diri, dan tetap berada pada jalur bijaksana dan jujur, agar jadi insan yang cerdas.
            INGATLAH.......!!!! peraturan-peraturan yang ada di pondok, atau tata tertib serta aktivitas-aktivitas yang telah menjadi rutinitas semuanya bukan hambatan dan tekanan, melainkan segalahnya sebuah pembatas agar kita tidak menjadi bebas tanpa adanya norma-norma dan aqidah akhlak serta keimanan dalam diri kita. apa yang tertera dan teratur segala kebijakan di pondok adalah benteng-benteng agar kita tidak mudah tergoyah akan kenikmatan dan godaan dunia fana ini.